DWJ Manajement - PORTAL

Intip 5 Rekomendasi Saham Kala IHSG Menguat 9 Hari Beruntun

Oleh: DWJ-Manajement 22 Jul 2026
Intip 5 Rekomendasi Saham Kala IHSG Menguat 9 Hari Beruntun

IHSG Tancap Gas! Menguat 9 Hari Beruntun, Ini 5 Rekomendasi Saham Potensial Hari Ini

Pasar Modal Indonesia Terus Menunjukkan Performa Gemilang di Tengah Masuknya Aliran Dana Asing

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus mencatatkan performa yang luar biasa di pasar modal Indonesia. Setelah melalui rangkaian pergerakan yang positif, indeks acuan pasar modal tanah air ini berhasil mencatatkan penguatan yang sangat signifikan. Dalam perdagangan terbaru, IHSG terpantau melonjak sebesar 1,74 persen ke zona hijau, memperpanjang tren penguatan yang telah berlangsung selama sembilan hari perdagangan berturut-turut.

Fenomena penguatan beruntun selama sembilan hari ini menjadi sinyal kuat bahwa sentimen pasar sedang berada dalam fase bullish yang sangat solid. Momentum ini tidak hanya memberikan kepuasan bagi para investor jangka panjang, tetapi juga membuka peluang emas bagi para trader harian untuk meraih keuntungan dari volatilitas pasar yang cenderung bergerak ke arah atas. Kepercayaan diri pelaku pasar kembali pulih seiring dengan stabilitas ekonomi domestik dan masuknya aliran modal asing yang masif ke bursa efek.

Faktor Pendorong Utama: Peran Vital AMMN dan BBRI

Penguatan IHSG yang mencapai angka 1,74 persen ini tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa emiten raksasa yang menjadi motor penggerak utama di balik reli panjang ini. Dua nama besar yang mendominasi pergerakan indeks adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Saham AMMN memberikan kontribusi signifikan terhadap kenaikan indeks. Sebagai salah satu pemain kunci di sektor pertambangan tembaga dan emas, pergerakan harga komoditas global yang stabil memberikan sentimen positif bagi kinerja perusahaan. Investor melihat potensi pertumbuhan jangka panjang yang kuat dari ekspansi kapasitas produksi AMMN, yang kemudian mendorong aksi beli yang masif di pasar.

Di sisi lain, sektor perbankan tetap menjadi tulang punggung IHSG. BBRI, sebagai bank dengan fokus pada sektor UMKM, mencatatkan performa yang sangat impresif. Kinerja keuangan yang solid dan kebijakan dividen yang menarik membuat BBRI menjadi primadona bagi investor institusi maupun ritel. Kombinasi antara kekuatan sektor komoditas melalui AMMN dan ketahanan sektor finansial melalui BBRI menciptakan sinergi yang mendorong IHSG melesat tinggi.

Aliran Dana Asing Masuk ke Pasar Modal Indonesia

Salah satu indikator paling krusial dalam melihat kekuatan sebuah reli pasar adalah arus modal asing atau foreign flow. Pada periode penguatan kali ini, investor asing menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi terhadap pasar saham Indonesia. Tercatat, investor asing melakukan aksi beli bersih atau net buy sebesar Rp360,21 miliar.

Masuknya dana asing dalam jumlah besar ini mengindikasikan bahwa Indonesia masih menjadi salah satu destinasi investasi favorit di pasar negara berkembang (*emerging markets*). Para manajer investasi global melihat bahwa valuasi saham-saham di Indonesia masih cukup menarik, ditambah dengan stabilitas makroekonomi yang terjaga. Aliran modal ini memberikan likuiditas yang cukup bagi pasar untuk terus bergerak naik tanpa hambatan yang berarti.

Para analis menilai bahwa masuknya dana asing ini merupakan respons terhadap prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap stabil di tengah ketidakpastian global. Dengan konsumsi domestik yang kuat dan inflasi yang terkendali, pasar modal Indonesia dipandang sebagai tempat yang aman sekaligus menguntungkan untuk menaruh modal.