Transparansi ini juga menjadi ujian bagi kementerian yang akan dipimpinnya. Kementerian Keuangan, yang mengelola triliunan rupiah uang rakyat, dituntut untuk memiliki standar integritas tertinggi. Penunjukan pejabat yang transparan mengenai hartanya diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi pasar dan kepercayaan investor terhadap pengelolaan fiskal Indonesia.
Tantangan Besar di Depan Mata: Mengelola APBN dan Stabilitas Ekonomi
Menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan bukanlah tugas ringan. Nurkholisoh akan dihadapkan pada berbagai tantangan makroekonomi yang memerlukan ketelitian tinggi. Beberapa fokus utama yang kemungkinan besar akan menjadi tanggung jawabnya meliputi:
Optimalisasi Penerimaan Negara: Menjaga agar target pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dapat tercapai guna membiayai pembangunan nasional.
Pengendalian Defisit Anggaran: Memastikan belanja negara tetap terkendali dan sesuai dengan koridor undang-undang agar defisit APBN tetap dalam batas aman.
Sinkronisasi Kebijakan Fiskal: Memastikan kebijakan keuangan sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo, terutama dalam hal penguatan ketahanan pangan, energi, dan infrastruktur.
Manajemen Utang Negara: Mengelola portofolio utang negara agar tetap berkelanjutan dan tidak membebani generasi mendatang.