```html
Proyek Jembatan 'Donat' Dukuh Atas Segera Dimulai, MRT Jakarta Kucurkan Rp 300 Miliar untuk Perkuat Konektivitas
Pembangunan Pedestrian Deck ini tengah dalam tahap tender guna menciptakan kawasan transit yang lebih nyaman dan terintegrasi di jantung Jakarta.
JAKARTA - Wajah kawasan Dukuh Atas, yang selama ini dikenal sebagai salah satu simpul transportasi paling sibuk di Jakarta, dipastikan akan mengalami transformasi signifikan. PT MRT Jakarta (Perseroda) tengah bersiap melakukan langkah besar dengan membangun fasilitas pejalan kaki berupa Pedestrian Deck yang secara populer disebut sebagai Jembatan 'Donat' Dukuh Atas.
Proyek ambisius ini menelan anggaran yang tidak sedikit, yakni mencapai Rp 300 miliar. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat integrasi antarmoda di kawasan Transit Oriented Development (TOD) Dukuh Atas, sehingga mobilitas masyarakat dapat berjalan lebih mulus, aman, dan nyaman.
Saat ini, pengerjaan proyek tersebut telah memasuki tahap krusial, yakni proses tender. PT MRT Jakarta tengah mencari mitra penyedia jasa yang kompeten untuk mengeksekusi pembangunan infrastruktur ikonik ini agar dapat selesai sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan.
Menilik Konsep Jembatan 'Donat' dan Urgensinya bagi Jakarta
Istilah 'Jembatan Donat' merujuk pada rancangan struktur pedestrian deck yang memiliki bentuk melingkar atau menyerupai cincin, yang akan menghubungkan berbagai titik moda transportasi di kawasan Dukuh Atas. Desain ini dipilih bukan tanpa alasan; bentuk tersebut dianggap paling efektif untuk menciptakan aliran pejalan kaki yang sirkular dan efisien di tengah kepadatan gedung-gedung tinggi di Jakarta Pusat.
Selama ini, meskipun Dukuh Atas telah menjadi pusat integrasi bagi berbagai moda transportasi, kenyamanan pejalan kaki masih menjadi tantangan besar. Para komuter seringkali harus menyeberang di level jalan raya yang berisiko tinggi atau berjalan cukup jauh dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, baik panas terik maupun hujan deras.
Dengan hadirnya pedestrian deck ini, diharapkan tercipta sebuah ekosistem berjalan kaki yang terproteksi. Berikut adalah beberapa fungsi utama dari pembangunan jembatan ini: