DWJ Manajement - PORTAL

Karhutla Masih Tersisa 209,78 Hektare, Penerbangan Terganggu

Oleh: DWJ-Manajement 23 Sep 2026
Karhutla Masih Tersisa 209,78 Hektare, Penerbangan Terganggu

Strategi Mitigasi dan Langkah Preventif Pemerintah

Pemerintah tidak hanya fokus pada pemadaman (*reaktif*), tetapi juga memperkuat langkah-langkah pencegahan (*preventif*). Mitigasi jangka panjang menjadi kunci agar siklus karhutla tidak terus berulang setiap tahunnya, terutama saat memasuki musim kemarau ekstrem.

Beberapa langkah strategis yang sedang dan akan terus dijalankan meliputi:

Pembuatan Sekat Kanal: Untuk menjaga kelembapan lahan gambut agar tidak mudah terbakar.

Patroli Terpadu: Peningkatan frekuensi patroli di area rawan kebakaran oleh tim gabungan.

Edukasi Masyarakat: Sosialisasi masif mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar.

Penguatan Infrastruktur: Penambahan armada pemadam kebakaran dan penyediaan sarana air yang memadai di lokasi rawan.

Suharyanto juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat. Menurutnya, kesadaran untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sengaja merupakan faktor penentu keberhasilan dalam menekan angka karhutla secara signifikan.

Kesimpulan

Sisa 209,78 hektare lahan yang masih terbakar merupakan tantangan besar yang memerlukan penanganan cepat dan terpadu. Dampaknya yang mulai merambah ke sektor penerbangan menunjukkan bahwa karhutla bukan sekadar isu lingkungan, melainkan isu multidimensi yang mengganggu stabilitas ekonomi dan keselamatan publik. Dengan koordinasi yang kuat antara BNPB, otoritas transportasi, dan dukungan masyarakat dalam menjaga lingkungan, diharapkan sisa api dapat segera dipadamkan dan dampak kabut asap dapat diminimalisir secepat mungkin.

```