Dalam menghadapi dinamika cuaca dan kebutuhan air yang meningkat di area KSPEAN, Kementerian PU telah memetakan beberapa skema pemenuhan kebutuhan air. Beberapa langkah teknis yang disiapkan antara lain:
Optimalisasi Bendung dan Pintu Air: Memastikan seluruh struktur pengatur air dalam kondisi prima untuk mengatur debit air masuk ke saluran primer maupun sekunder.
Pemanfaatan Pompa Air Skala Besar: Menyiapkan unit pompa cadangan untuk mengantisipasi area-area yang memiliki elevasi lebih tinggi atau sulit dijangkau oleh aliran gravitasi alami.
Manajemen Saluran Irigasi: Melakukan pembersihan sedimen dan pembersihan saluran secara rutin untuk mencegah penyumbatan yang dapat menghambat laju air ke lahan pertanian.
Penguatan Embung dan Waduk Penampung: Memaksimalkan fungsi tampungan air sementara sebagai cadangan saat debit sumber air utama menurun.
Dengan adanya berbagai alternatif ini, Kementerian PU optimis bahwa tantangan teknis terkait irigasi dapat diminimalisir. Kehadiran infrastruktur air yang handal diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi para petani dan pelaku usaha tani di Merauke dalam mengelola lahan mereka secara berkelanjutan.
Merauke sebagai Pilar Ketahanan Pangan Nasional