DWJ Manajement - PORTAL

Kenapa Masih Hujan Padahal El Nino Menguat?

Oleh: DWJ-Manajement 01 Aug 2026
Kenapa Masih Hujan Padahal El Nino Menguat?

Faktor-Faktor Penyebab Hujan di Tengah El Nino

Ada beberapa alasan ilmiah mengapa curah hujan tetap bisa terjadi meskipun fenomena El Nino sedang mendominasi. Berikut adalah penjelasan mendalam mengenai faktor-faktor tersebut:

1. Suhu Permukaan Laut Lokal yang Masih Hangat

Walaupun suhu di Samudra Pasifik mengalami perubahan drastis, suhu permukaan laut di perairan sekitar Indonesia (seperti Laut Jawa, Laut Banda, dan Laut Arafuru) bisa saja tetap hangat. Suhu permukaan laut yang hangat di perairan lokal ini akan memicu penguapan yang tinggi. Uap air yang naik dari laut-laut lokal ini kemudian berkumpul dan membentuk awan konvektif yang dapat menyebabkan hujan lokal, terlepas dari apa yang sedang terjadi di Samudra Pasifik.

2. Pengaruh Topografi dan Hujan Orografis

Kondisi geografis Indonesia yang bergunung-gunung memainkan peran krusial dalam pembentukan hujan. Fenomena yang dikenal sebagai hujan orografis terjadi ketika massa udara yang lembap dipaksa naik oleh lereng pegunungan. Saat udara naik ke ketinggian yang lebih tinggi, suhu udara menurun, terjadi kondensasi, dan akhirnya jatuh sebagai hujan. Hal ini menjelaskan mengapa wilayah pegunungan atau lereng gunung seringkali tetap basah meskipun wilayah dataran rendah di sekitarnya mengalami kekeringan.

3. Interaksi dengan Indian Ocean Dipole (IOD)

Selain El Nino di Pasifik, Indonesia juga sangat dipengaruhi oleh Indian Ocean Dipole (IOD) di Samudra Hindia. IOD adalah fenomena serupa El Nino namun terjadi di Samudra Hindia. Jika El Nino sedang kuat (yang bersifat kering), namun di saat yang sama terjadi fenomena IOD Negatif (yang bersifat basah), maka kedua fenomena ini akan saling berinteraksi. IOD Negatif dapat membawa uap air lebih banyak ke wilayah Indonesia bagian barat, sehingga meredam efek kering dari El Nino.

4. Dampak Perubahan Iklim Global

Para ahli meteorologi mencatat bahwa perubahan iklim global telah membuat pola cuaca menjadi semakin tidak terprediksi. Pemanasan global meningkatkan energi di atmosfer, yang secara tidak langsung dapat memperkuat siklus hidrologi di tempat-tempat tertentu. Hal ini menyebabkan intensitas hujan yang ekstrem dapat terjadi kapan saja, bahkan di tengah musim kemarau atau saat fenomena iklim kering seperti El Nino sedang berlangsung.

Dampak yang Harus Diwaspadai

Meskipun hujan turun, masyarakat tidak boleh lengah. Kondisi cuaca yang tidak menentu ini membawa tantangan tersendiri bagi berbagai sektor: