Efisiensi Biaya: Operator seluler tidak perlu membangun terlalu banyak menara BTS karena satu menara dapat mencakup area yang sangat luas.
Penetrasi Indoor: Memastikan pengguna di dalam ruangan atau bangunan padat tetap mendapatkan koneksi yang stabil.
Pemanfaatan Frekuensi 2,6 GHz untuk Kapasitas Tinggi
Jika 700 MHz berperan dalam perluasan jangkauan, maka frekuensi 2,6 GHz berperan sebagai mesin penggerak kapasitas. Frekuensi 2,6 GHz termasuk dalam kategori mid-band yang menawarkan lebar pita (bandwidth) yang lebih besar.
Di kota-kota besar dengan densitas penduduk yang tinggi, tantangan utama bukanlah jangkauan, melainkan kapasitas. Tanpa kapasitas yang cukup, kecepatan internet akan merosot tajam saat banyak orang menggunakan jaringan secara bersamaan. Penggunaan frekuensi 2,6 GHz akan memberikan solusi melalui:
Kecepatan Tinggi: Mendukung throughput data yang sangat besar, memungkinkan streaming video 4K/8K tanpa hambatan.
Low Latency: Mengurangi jeda waktu (lag), yang sangat penting untuk aplikasi real-time seperti online gaming, operasi medis jarak jauh, hingga kendali kendaraan otonom.
Kepadatan Pengguna: Mampu menangani ribuan perangkat yang terhubung secara simultan dalam satu area kecil, seperti di pusat perbelanjaan atau kawasan bisnis.
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Digital Nasional