DWJ Manajement - PORTAL

Labuan Bajo Diselimuti Fenomena Haze, BMKG Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Ruangan

Oleh: DWJ-Manajement • 21 Oct 2026
Labuan Bajo Diselimuti Fenomena Haze, BMKG Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Ruangan

Labuan Bajo Diselimuti Fenomena Haze, BMKG Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Ruangan

Diduga akibat asap kebakaran hutan, kabut asap mulai mengganggu jarak pandang di kawasan wisata Labuan Bajo.

Kawasan wisata Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini tengah diselimuti fenomena kabut asap atau yang dikenal dengan istilah haze. Fenomena ini menyebabkan jarak pandang di sejumlah titik menjadi terbatas.

Kondisi udara yang memburuk ini mulai dirasakan oleh masyarakat setempat dan wisatawan yang tengah berkunjung ke wilayah tersebut.

Penyebab Fenomena Haze di Labuan Bajo

Berdasarkan informasi yang dihimpun, munculnya fenomena haze ini diduga kuat berasal dari asap kebakaran hutan di wilayah sekitar.

Asap dari titik api tersebut terbawa angin hingga masuk ke kawasan pemukiman dan area wisata utama di Labuan Bajo. Hal ini berdampak langsung pada penurunan kualitas udara secara signifikan.

Imbauan BMKG kepada Masyarakat

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memberikan respons cepat terkait kondisi ini. BMKG mengeluarkan peringatan agar masyarakat tetap waspada terhadap dampak kesehatan yang mungkin timbul.

Untuk meminimalisir risiko gangguan pernapasan, BMKG menyarankan beberapa langkah pencegahan sebagai berikut:

Membatasi aktivitas fisik atau luar ruangan untuk sementara waktu.

Menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah.

Memantau secara berkala informasi mengenai kualitas udara.

Menjaga hidrasi tubuh dan kesehatan secara umum.

Dampak terhadap Sektor Pariwisata

Sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas, fenomena ini menjadi perhatian serius bagi para pelaku industri pariwisata. Kabut asap dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan wisatawan yang sedang menikmati keindahan alam di Labuan Bajo.

Pihak terkait diharapkan terus melakukan koordinasi untuk memadamkan sumber api guna mengatasi masalah kabut asap ini secara cepat.

Kesimpulan

Fenomena haze di Labuan Bajo yang diduga akibat asap kebakaran hutan memerlukan perhatian serius dari seluruh lapisan masyarakat. Mengikuti imbauan BMKG dengan membatasi aktivitas luar ruangan adalah langkah paling efektif untuk menjaga kesehatan dan menghindari dampak buruk polusi udara.

Menampilkan Seluruh Artikel