DWJ Manajement - PORTAL

Makin Banyak Rokok Ilegal di Jakarta Ditindak, Bea Cukai: Tanda Permasalahan Serius

Oleh: DWJ-Manajement 10 Sep 2026
Makin Banyak Rokok Ilegal di Jakarta Ditindak, Bea Cukai: Tanda Permasalahan Serius

Ancaman terhadap Penerimaan APBN: Cukai merupakan salah satu instrumen penting dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kebocoran yang masif dapat mengganggu perencanaan fiskal pemerintah.

Risiko Kesehatan Masyarakat: Rokok ilegal tidak melalui kontrol kualitas yang ketat, sehingga kandungan zat berbahaya di dalamnya tidak terstandarisasi, yang berisiko lebih tinggi bagi kesehatan konsumen.

Modus Operandi Peredaran Rokok Ilegal

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku peredaran rokok ilegal menggunakan berbagai modus operandi untuk mengelabui petugas dan menghindari deteksi. Pengetahuan mengenai pola-pola ini sangat penting agar upaya pengawasan dapat dilakukan secara lebih presisi dan efektif.

Secara umum, Bea Cukai mengidentifikasi beberapa kategori pelanggaran utama yang sering ditemukan di lapangan, antara lain:

1. Rokok Tanpa Pita Cukai (Polos)

Ini adalah bentuk pelanggaran yang paling umum. Produk ini diproduksi dan diedarkan sama sekali tanpa menggunakan pita cukai resmi. Karena tidak ada biaya cukai yang dibayarkan, harga jual di tingkat pengecer bisa sangat rendah, yang sangat menggoda konsumen dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

2. Rokok dengan Pita Cukai Palsu

3. Penggunaan Pita Cukai yang Tidak Sesuai

Modus ini melibatkan penggunaan pita cukai asli, namun tidak sesuai dengan ketentuan. Misalnya, menggunakan pita cukai untuk jenis rokok yang berbeda (misalnya rokok mesin digunakan untuk rokok manual/SKT) atau menggunakan pita cukai yang sudah kedaluwarsa atau dari tahun sebelumnya.

4. Penggunaan Pita Cukai Bekas