DWJ Manajement - PORTAL

Manggarai Tersambung LRT-KRL, Prabowo: 5-10 Tahun Lalu Siapa yang Mengira?

Oleh: DWJ-Manajement 16 Sep 2026
Manggarai Tersambung LRT-KRL, Prabowo: 5-10 Tahun Lalu Siapa yang Mengira?

Manggarai Kini Jadi Hub Raksasa, Terkoneksi LRT dan KRL: Prabowo: 5-10 Tahun Lalu Siapa yang Mengira?

Jakarta - Wajah transportasi publik di ibu kota tengah mengalami transformasi fundamental. Stasiun Manggarai, yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai titik pusat kerumunan yang padat dan kompleks, kini telah bertransformasi menjadi hub transportasi integrasi yang canggih. Konektivitas antara KRL Commuter Line dengan Light Rail Transit (LRT) kini menjadi realitas yang mempermudah mobilitas jutaan warga Jabodetabek.

Melihat pencapaian ini, Presiden terpilih Prabowo Subianto memberikan apresiasi sekaligus rasa takjub atas kecepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Dalam sebuah kesempatan, ia menekankan betapa jauhnya lompatan kemajuan yang telah dicapai bangsa ini dalam kurun waktu yang relatif singkat.

Lompatan Besar Infrastruktur dalam Satu Dekade

Prabowo menyoroti bahwa integrasi antarmoda yang terlihat hari ini adalah sesuatu yang hampir mustahil dibayangkan oleh banyak orang hanya dalam beberapa tahun ke belakang. Menurutnya, kemajuan sistem transportasi massal yang terintegrasi seperti sekarang merupakan hasil dari kerja keras dan visi pembangunan yang konsisten.

"Tadi dikatakan, 5-6 tahun yang lalu atau 10 tahun yang lalu, siapa mengira kita bisa punya sistem transportasi seperti sekarang?" ujar Prabowo saat meninjau perkembangan infrastruktur nasional.

Pernyataan ini merefleksikan sebuah realitas bahwa dalam satu dekade terakhir, Indonesia telah melakukan pergeseran paradigma dalam pembangunan. Dari yang sebelumnya hanya fokus pada pembangunan jalan tol, kini mulai beralih secara masif ke pembangunan transportasi berbasis rel yang lebih berkelanjutan dan efisien untuk kawasan perkotaan yang padat.

Stasiun Manggarai bukan sekadar stasiun kereta biasa. Ia telah diproyeksikan menjadi jantung pergerakan orang di Jakarta. Dengan adanya integrasi KRL dan LRT, penumpang tidak lagi harus berpindah moda dengan cara yang melelahkan atau memakan waktu lama. Efisiensi waktu inilah yang menjadi kunci utama produktivitas masyarakat di kota besar.

Transformasi Manggarai: Dari Titik Kemacetan Menjadi Hub Modern

Jika kita menoleh ke belakang, Stasiun Manggarai sering kali dianggap sebagai salah satu titik paling krusial sekaligus problematik dalam jaringan kereta api di Jakarta. Penumpukan penumpang, alur peron yang membingungkan, hingga keterbatasan akses antar jalur sering kali menjadi keluhan utama para komuter.

Namun, melalui proyek revitalisasi besar-besaran, Manggarai kini tampil dengan wajah baru. Pembangunan bertingkat (multi-level station) memungkinkan berbagai rute kereta bertemu dalam satu titik tanpa harus saling mengganggu jadwal operasional. Integrasi dengan LRT semakin memperkuat posisi Manggarai sebagai pusat konektivitas yang tak tergantikan.

Beberapa perubahan signifikan yang dapat dirasakan pengguna antara lain: