DWJ Manajement - PORTAL

Manohara Bongkar Dampak Lingkungan Rusak ke Masyarakat Adat

Oleh: DWJ-Manajement 28 Jun 2026
Manohara Bongkar Dampak Lingkungan Rusak ke Masyarakat Adat

Hilangnya Kedaulatan Pangan: Hutan yang menjadi lumbung pangan alami bagi masyarakat adat kini berubah menjadi lahan gersang atau perkebunan yang tidak bisa dikonsumsi secara mandiri oleh warga lokal.

Degradasi Budaya dan Ritual: Banyak ritual adat yang sangat bergantung pada keberadaan flora dan fauna tertentu. Hilangnya spesies ini secara otomatis memutus mata rantai tradisi turun-temurun.

Konflik Agraria: Perluasan lahan industri seringkali berbenturan dengan wilayah adat yang tidak memiliki sertifikat formal secara administratif negara, meskipun secara historis telah mereka tempati.

Krisis Kesehatan: Pencemaran air sungai oleh limbah industri menyebabkan masyarakat adat kehilangan akses terhadap air bersih, yang berujung pada berbagai masalah kesehatan kronis.

Perjuangan Manohara Odelia: Dari Layar Lebar ke Advokasi Hutan

Transformasi Manohara dari seorang figur publik di industri hiburan menjadi seorang aktivis lingkungan menunjukkan dedikasi yang serius. Ia menyadari bahwa pengaruh yang ia miliki sebagai figur publik dapat digunakan untuk mengangkat isu-isu yang selama ini hanya terdengar di pelosok hutan agar sampai ke telinga masyarakat urban dan pembuat kebijakan.

Manohara menegaskan bahwa masyarakat modern tidak boleh bersikap apatis. Ia mengajak publik untuk menyadari bahwa setiap produk yang kita konsumsi dan setiap kebijakan pembangunan yang diambil memiliki dampak terhadap masyarakat adat di ujung sana. Ia mendorong adanya transparansi dalam pengelolaan sumber daya alam agar tidak ada lagi masyarakat lokal yang dikorbankan demi keuntungan ekonomi jangka pendek.

Mengapa Masyarakat Urban Harus Peduli?

Seringkali muncul pertanyaan, mengapa masyarakat yang tinggal di kota besar harus peduli dengan apa yang terjadi di hutan pedalaman? Manohara memberikan jawaban yang logis: keterhubungan ekosistem. Kerusakan di satu titik akan berdampak pada ketidakseimbangan iklim global yang pada akhirnya akan memengaruhi kualitas hidup semua manusia, termasuk mereka yang tinggal di gedung-gedung tinggi di Jakarta.

Selain itu, menjaga hak masyarakat adat berarti menjaga benteng terakhir pertahanan iklim kita. Masyarakat adat terbukti memiliki cara yang paling efektif dan berkelanjutan dalam mengelola alam. Mendukung mereka berarti mendukung kelangsungan hidup planet ini secara keseluruhan.