Kurangnya integrasi antara konstruksi bendungan dengan jaringan saluran irigasi di lahan pertanian.
Ketimpangan antara pembangunan infrastruktur air dengan kesiapan infrastruktur pendukungnya.
Potensi rendahnya pemanfaatan air bendungan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Kesimpulan
Permasalahan infrastruktur di Indonesia saat ini memerlukan pendekatan yang lebih holistik dan terintegrasi. Pemerintah tidak hanya perlu fokus pada pembangunan fisik seperti jalan dan bendungan, tetapi juga harus memastikan fungsi pendukungnya berjalan optimal. Sinkronisasi antara pembangunan konektivitas jalan daerah dan sistem irigasi bendungan menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta memperkuat ketahanan pangan nasional.