Salah satu ancaman paling mematikan dari gunung api aktif adalah aliran awan panas atau pyroclastic flows. Ini adalah aliran gas panas, debu, dan batuan yang meluncur dengan kecepatan sangat tinggi dari lereng gunung. Jika erupsi terjadi secara eksplosif, awan panas ini dapat mencapai permukaan laut dalam waktu singkat, mengancam siapa saja yang berada dalam radius bahaya.
2. Hujan Abu Vulkanik dan Gangguan Pernapasan
Erupsi yang disertai kolom abu tinggi dapat menyebabkan hujan abu meluas hingga ke pemukiman warga, pulau-pulau sekitar, bahkan wilayah yang cukup jauh dari pusat erupsi. Debu vulkanik mengandung partikel silika yang tajam dan berbahaya bagi kesehatan manusia, terutama sistem pernapasan. Selain itu, hujan abu dapat merusak tanaman pertanian, mengganggu aktivitas penerbangan, dan menyebabkan kerusakan pada atap bangunan jika terjadi akumulasi yang tebal.
3. Ancaman Tsunami Akibat Longsoran Lereng
Mengingat letak Anak Krakatau yang berada di perairan, risiko terbesar yang selalu membayangi adalah potensi tsunami. Berbeda dengan tsunami akibat gempa tektonik, tsunami di Selat Sunda dapat dipicu oleh longsoran material vulkanik (flank collapse) ke dalam laut. Jika sebagian tubuh gunung runtuh akibat erupsi yang hebat, volume air yang terdesak secara tiba-tiba dapat menciptakan gelombang tsunami yang merusak pesisir Banten dan Lampung.
4. Lahar Dingin
Pada musim penghujan, material sisa erupsi yang menumpuk di lereng gunung dapat terbawa oleh air hujan menuju aliran sungai. Fenomena lahar dingin ini sangat berbahaya karena mampu menyapu apa saja yang dilewatinya, termasuk jembatan, jalanan, dan pemukiman di sepanjang aliran sungai yang bermuara di laut.
Langkah Mitigasi dan Rekomendasi Badan Geologi
Menyikapi situasi yang terus berkembang, Badan Geologi dan PVMBG telah mengeluarkan serangkaian rekomendasi teknis untuk meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa. Langkah-langkah mitigasi ini diharapkan dapat dijalankan secara terintegrasi oleh pemerintah daerah, BPBD, serta masyarakat setempat.
Beberapa poin penting dalam rekomendasi tersebut meliputi: