Fenomena ini sering disebut sebagai "Green Jobs" atau pekerjaan hijau, di mana pertumbuhan industri ramah lingkungan akan menyerap tenaga kerja dari berbagai tingkat keahlian. Berikut adalah beberapa sektor yang akan terdampak langsung oleh penyerapan tenaga kerja ini:
Sektor Konstruksi dan Infrastruktur: Kebutuhan akan tenaga kerja untuk pembangunan lahan PLTS, instalasi panel surya, hingga pembangunan jaringan transmisi listrik.
Sektor Manufaktur: Produksi komponen lokal seperti panel surya, inverter, kabel, hingga struktur penyangga yang akan merangsang pertumbuhan industri manufaktur dalam negeri.
Sektor Teknologi dan Engineering: Kebutuhan tinggi akan insinyur, teknisi ahli, hingga ahli sistem penyimpanan energi (battery storage) untuk mengelola stabilitas energi surya.
Sektor Pemeliharaan dan Operasional: Ribuan posisi untuk tenaga ahli yang akan menjaga performa perangkat PLTS dalam jangka panjang.
Penciptaan lapangan kerja ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memicu terjadinya transfer teknologi dari negara-negara maju ke tenaga kerja lokal di Indonesia.
Tantangan Pendanaan dan Infrastruktur Jaringan