3. Pendinginan dan Pembersihan
Setelah mencapai tingkat kematangan yang diinginkan (biasanya dark roast untuk Robusta), biji kopi segera didinginkan. Proses pendinginan yang cepat sangat penting untuk menghentikan proses pemanggangan agar rasa tidak berubah menjadi pahit yang berlebihan (burnt). Setelah itu, kulit ari yang terlepas (chaff) dibersihkan agar biji kopi tampak bersih dan mengkilap.
Skala Produksi yang Mengesankan dan Potensi Ekonomi Tinggi
Meskipun dilakukan dengan metode yang cenderung manual dan tradisional, bukan berarti skala produksinya kecil. Para pelaku usaha kopi di Aceh telah menunjukkan bahwa metode warisan leluhur ini mampu memenuhi permintaan pasar yang cukup masif.
Berdasarkan pantauan di lapangan, salah satu pelaku usaha kopi tradisional di Aceh mampu mengolah hingga 200 kilogram biji kopi Robusta per hari. Angka ini menunjukkan bahwa industri rumah tangga ini memiliki produktivitas yang sangat tinggi dan mampu menjadi penopang ekonomi lokal yang signifikan.
Nilai ekonomi yang dihasilkan pun tidak main-main. Kopi Robusta hasil olahan tradisional ini memiliki nilai jual yang sangat kompetitif di pasar. Berikut adalah gambaran harga jualnya:
Harga jual per kilogram: Berkisar antara Rp90.000 hingga Rp160.000.
Faktor penentu harga: Kualitas biji, tingkat kematangan sangrai (roasting profile), serta tingkat kebersihan (cleanliness) hasil olahan.