DWJ Manajement - PORTAL

Menjaga Asa Ekonomi Lewat Martabak Mini

Oleh: DWJ-Manajement • 19 Oct 2026
Menjaga Asa Ekonomi Lewat Martabak Mini

Menjaga Asa Ekonomi di Tengah Pandemi: Kisah Sri Rahayu Bertahan Lewat Martabak Mini

Berbekal ketekunan, usaha kuliner kecil ini menjadi tumpuan hidup keluarga sejak masa pandemi.

Bekasi — Pandemi COVID-19 telah mengubah lanskap ekonomi masyarakat secara drastis. Di tengah ketidakpastian tersebut, banyak orang harus memutar otak untuk tetap bisa menyambung hidup.

Salah satunya adalah Sri Rahayu, seorang wanita berusia 52 tahun yang tinggal di Bekasi. Ia memilih untuk terjun ke dunia kuliner demi menjaga stabilitas ekonomi keluarganya.

Sri kini tekun berjualan martabak mini di kawasan Bekasi. Usaha yang dimulai sejak masa pandemi ini menjadi bukti nyata tentang semangat pantang menyerah.

Ketekunan yang Membuahkan Hasil

Meski tergolong usaha mikro, martabak mini buatan Sri Rahayu mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Setiap harinya, ia berhasil meraup omzet sekitar Rp 300 ribu.

Angka tersebut mungkin terlihat sederhana bagi sebagian orang, namun bagi Sri, penghasilan ini sangatlah berharga. Hasil jualan tersebut menjadi tumpuan utama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

Ketekunan dalam melayani pelanggan menjadi kunci utama keberlangsungan usahanya. Dengan menjaga kualitas rasa, martabak mini miliknya kini mulai dikenal oleh warga sekitar.

Poin Penting Perjuangan Sri Rahayu:

Waktu Memulai: Mengembangkan usaha sejak masa pandemi COVID-19.

Jenis Usaha: Kuliner martabak mini di wilayah Bekasi.

Omzet Harian: Mencapai rata-rata Rp 300 ribu per hari.

Tujuan Utama: Menjadi pilar ekonomi dan tumpuan hidup keluarga.

Kesimpulan

Kisah Sri Rahayu adalah potret nyata mengenai resiliensi atau daya lentur masyarakat dalam menghadapi krisis ekonomi. Melalui usaha martabak mini, ia membuktikan bahwa kerja keras dan ketekunan dapat menjadi jalan untuk menjaga asa ekonomi tetap menyala.

Menampilkan Seluruh Artikel