Mentan Amran Sulaiman Yakin Stok Beras Nasional Tetap Aman Meski Hadapi Dampak El Nino
Pemerintah perkuat mitigasi melalui optimalisasi infrastruktur irigasi dan distribusi bantuan sarana produksi pertanian guna menjamin ketahanan pangan nasional.
JAKARTA - Di tengah kekhawatiran global mengenai dampak fenomena El Nino yang dapat memicu krisis pangan akibat anomali cuaca ekstrem, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memberikan pernyataan optimis. Ia menjamin bahwa stok pangan Indonesia, khususnya komoditas beras, akan tetap aman dan terjaga meskipun negara harus menghadapi siklus iklim El Nino.
Fenomena El Nino yang ditandai dengan peningkatan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik ini kerap kali berdampak pada penurunan curah hujan secara signifikan di berbagai wilayah Indonesia. Kondisi ini secara langsung menjadi tantangan besar bagi sektor pertanian, terutama dalam menjaga stabilitas produksi padi yang merupakan makanan pokok utama masyarakat.
Strategi Kementerian Pertanian Hadapi Fenomena Iklim Ekstrem
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan bahwa Kementerian Pertanian (Kementan) tidak tinggal diam dalam menghadapi potensi risiko kekeringan. Pemerintah telah menyiapkan serangkaian langkah mitigasi yang komprehensif untuk memastikan produktivitas lahan pertanian tetap terjaga meskipun ketersediaan air berkurang.
Menurut Amran, fokus utama pemerintah saat ini adalah pada pengelolaan air dan ketersediaan sarana produksi di tingkat petani. Langkah ini diambil agar siklus tanam tidak terganggu dan gagal panen dapat diminimalisir sekecil mungkin.
Beberapa langkah strategis yang tengah dijalankan oleh Kementerian Pertanian meliputi:
Optimalisasi Pompanisasi: Kementan melakukan percepatan distribusi pompa air ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan guna membantu petani mengalirkan air ke lahan sawah mereka.
Perbaikan dan Modernisasi Irigasi: Memastikan saluran irigasi berfungsi optimal untuk mendistribusikan air secara merata ke lahan-lahan pertanian.