DWJ Manajement - PORTAL

Misbakhun Pastikan PFII Tetap Mengacu pada Kesepakatan GMT

Oleh: DWJ-Manajement 23 Jul 2026
Misbakhun Pastikan PFII Tetap Mengacu pada Kesepakatan GMT

Efisiensi Transaksi: Mempercepat proses settlement dan integrasi sistem pembayaran dengan jaringan perbankan internasional.

Kredibilitas Institusi: Membangun kepercayaan bahwa regulator di Indonesia mampu menjalankan fungsi pengawasan sesuai dengan ekspektasi pasar global.

Fasilitas Perpajakan Menarik sebagai Daya Tarik Utama

Selain aspek regulasi dan kepastian hukum, pemerintah juga telah menyiapkan instrumen ekonomi yang sangat kompetitif untuk menarik minat investor, yakni melalui pemberian fasilitas perpajakan yang menarik. Misbakhun menyebutkan bahwa PFII akan menawarkan skema pajak yang dirancang khusus untuk memberikan keunggulan bagi para pelaku industri finansial dan investor asing.

Kebijakan fiskal ini tidak dirancang untuk sekadar memberikan "diskon" pajak, melainkan untuk menciptakan ekosistem yang efisien secara biaya. Dengan beban pajak yang lebih kompetitif dibandingkan dengan negara tetangga, Indonesia diharapkan dapat menarik perusahaan-perusahaan manajemen aset, perusahaan asuransi global, hingga perusahaan teknologi finansial (fintech) raksasa untuk memindahkan atau membuka kantor pusat regional mereka di Indonesia.

Fasilitas perpajakan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pajak penghasilan badan yang lebih rendah bagi entitas yang beroperasi di PFII, hingga insentif pajak untuk transaksi keuangan tertentu. Hal ini diharapkan dapat menciptakan efek domino, di mana masuknya modal besar akan diikuti dengan terciptanya lapangan kerja berkualitas tinggi dan transfer teknologi di sektor keuangan.

Dampak Positif Fasilitas Pajak terhadap Investasi Asing (FDI)

Pemberian insentif pajak dalam kerangka PFII diprediksi akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan Foreign Direct Investment (FDI) di Indonesia. Beberapa dampak yang diharapkan meliputi:

Peningkatan Arus Modal Masuk: Menarik likuiditas global untuk masuk ke pasar modal dan instrumen keuangan domestik.

Diversifikasi Sektor Keuangan: Mendorong pertumbuhan sektor-sektor baru seperti manajemen kekayaan (wealth management) dan perdagangan derivatif.