Untuk mencapai hasil yang optimal, tim ahli mengikuti prosedur ilmiah yang ketat. Berikut adalah tahapan utama dalam proses modifikasi cuaca tersebut:
Identifikasi Awan: Tim menggunakan radar cuaca untuk memantau pergerakan awan yang memiliki kandungan air tinggi.
Penyemaian (Seeding): Pesawat khusus menyemprotkan bahan higroskopis, seperti garam, ke dalam inti awan.
Pemicuan Presipitasi: Bahan tersebut membantu partikel air di awan menyatu menjadi tetesan yang lebih besar dan berat.
Jatuhnya Hujan: Akibat gravitasi, tetesan air tersebut jatuh ke bumi sebagai hujan yang membantu membasahi lahan kering.