DWJ Manajement - PORTAL

MRT Ungkap Rencana 'Sulap' Kawasan Kota Tua

Oleh: DWJ-Manajement 09 Sep 2026
MRT Ungkap Rencana 'Sulap' Kawasan Kota Tua

Beberapa poin utama dalam strategi pelestarian ini meliputi:

Integrasi Infrastruktur Halus: Penempatan fasilitas modern (seperti papan informasi digital atau sistem pencahayaan) yang disamarkan agar tetap selaras dengan bangunan heritage.

Revitalisasi Trotoar: Memperluas area pejalan kaki agar lebih ramah bagi disabilitas dan memberikan kenyamanan ekstra saat orang berjalan menyusuri bangunan tua.

Optimalisasi Ruang Terbuka: Mengubah area-area kosong di sekitar bangunan tua menjadi ruang publik yang fungsional namun tetap bernuansa klasik.

Pilar Utama Transformasi Kota Tua

Untuk mewujudkan visi tersebut, MRT Jakarta telah merumuskan beberapa pilar utama yang akan menjadi landasan pengembangan kawasan Kota Tua. Pengembangan ini tidak hanya soal fisik bangunan, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem yang hidup.

1. Konektivitas dan Aksesibilitas Tinggi

Inti dari rencana ini adalah memastikan bahwa setiap orang dapat mencapai Kota Tua dengan mudah dan nyaman. Dengan kehadiran jalur MRT yang nantinya akan menjangkau kawasan ini, hambatan mobilitas dapat diminimalisir. Integrasi antarmoda antara MRT, TransJakarta, dan transportasi mikro lainnya akan menjadi kunci agar kawasan ini tidak lagi macet dan lebih ramah bagi pejalan kaki.

2. Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Kuliner