Menanggapi situasi tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bergerak cepat dengan menyiapkan strategi diplomasi ekonomi. Langkah ini diambil untuk merespons sentimen negatif yang berkembang di pasar global.
Kemlu akan memanfaatkan jaringan diplomatik untuk memberikan klarifikasi langsung kepada investor internasional. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa persepsi terhadap fundamental ekonomi Indonesia tetap positif.
Memperkuat Posisi Indonesia di Kawasan
Upaya ini juga berkaitan dengan pengelolaan sentimen ekonomi di kawasan Asia Tenggara, termasuk merespons dinamika ekonomi dengan negara mitra seperti Singapura. Diplomasi ekonomi menjadi kunci dalam menstabilkan persepsi regional.
Beberapa langkah strategis yang akan ditempuh antara lain: