Peningkatan nilai ekspor ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang fokus pada pengolahan sumber daya alam di dalam negeri. Hilirisasi mengubah bahan mentah menjadi produk setengah jadi maupun barang jadi yang memiliki nilai jual jauh lebih tinggi.
Beberapa poin utama yang memperkuat proyeksi ini antara lain:
Peningkatan nilai tambah (value-added) dari pengolahan mineral mentah.
Tingginya permintaan global terhadap mineral kritis untuk kebutuhan teknologi dan energi hijau.
Penguatan infrastruktur industri pengolahan di berbagai wilayah Indonesia.