Volatilitas Investasi: Fluktuasi pasar modal yang berdampak pada nilai tunai sering kali menimbulkan kekecewaan bagi nasabah yang mengharapkan pertumbuhan nilai investasi yang stabil.
Dengan adanya RPOJK baru, OJK bertujuan untuk menutup celah-celah tersebut melalui standardisasi yang lebih ketat. Regulator ingin memastikan bahwa setiap produk PAYDI yang dipasarkan memiliki mekanisme keterbukaan informasi yang tidak terbantahkan.
Fokus Utama dalam Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) Baru
Meskipun rincian teknis dari RPOJK tersebut masih dalam tahap penggodokan, arah kebijakan OJK mengindikasikan adanya penguatan pada beberapa aspek fundamental. Fokus utama pengembangan aturan ini mencakup tata kelola produk, mekanisme pemasaran, hingga pengawasan terhadap pengelolaan dana investasi.
1. Transparansi dan Keterbukaan Informasi
Salah satu pilar utama dalam aturan baru ini adalah kewajiban bagi perusahaan asuransi untuk menyajikan informasi produk secara jernih dan mudah dipahami. Tidak boleh ada lagi istilah-istilah teknis yang membingungkan atau penyembunyian informasi mengenai biaya-biaya tertentu. Nasabah harus mendapatkan gambaran yang utuh mengenai potensi keuntungan maupun risiko kerugian sebelum menandatangani polis.
2. Standarisasi Proses Penjualan (Sales Process)
OJK tengah mendalami bagaimana proses edukasi dilakukan oleh agen atau tenaga pemasar. Aturan ini kemungkinan besar akan mengatur secara ketat mengenai kewajiban agen untuk melakukan asesmen profil risiko secara akurat. Hal ini dilakukan untuk mencegah praktik "miss-selling", yaitu kondisi di mana produk yang ditawarkan tidak sesuai dengan kebutuhan atau profil risiko nasabah.
3. Penguatan Tata Kelola Investasi
Mengingat komponen investasi adalah bagian tak terpisahkan dari PAYDI, maka pengawasan terhadap bagaimana perusahaan asuransi mengelola dana nasabah akan diperketat. Hal ini mencakup pemilihan instrumen investasi, diversifikasi aset, hingga manajemen risiko yang dilakukan oleh manajer investasi yang ditunjuk oleh perusahaan asuransi.
Target Rampung 2026: Mengapa Membutuhkan Waktu Lama?