Meski faktor eksternal mendominasi, OJK juga memberikan catatan mengenai faktor-faktor dari dalam negeri yang turut memperkuat alasan investor asing untuk keluar. Sentimen domestik memiliki peran vital dalam menentukan kepercayaan investor jangka panjang terhadap pasar modal Indonesia.
Berikut adalah beberapa faktor domestik yang diidentifikasi mempengaruhi arus modal keluar:
Stabilitas Nilai Tukar Rupiah: Volatilitas nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS menjadi perhatian utama. Jika Rupiah melemah secara signifikan, keuntungan yang diperoleh investor asing dari kenaikan harga saham akan tergerus oleh kerugian selisih kurs. Hal ini membuat investor cenderung menarik modal lebih awal untuk mengamankan nilai aset mereka.
Kinerja Sektor-Sektor Utama: Beberapa sektor unggulan yang selama ini menjadi penggerak IHSG mengalami perlambatan pertumbuhan. Penurunan laba bersih pada perusahaan-perusahaan blue chip turut menurunkan daya tarik saham-saham tersebut di mata investor asing.
Sentimen Kebijakan Ekonomi Nasional: Kebijakan pemerintah terkait fiskal dan moneter yang sedang dalam masa transisi seringkali dibaca secara hati-hati oleh pasar. Ketidakpastian mengenai arah kebijakan ekonomi baru dapat menciptakan keraguan bagi investor untuk menanamkan modal dalam jumlah besar.
Analisis Teknis dan Psikologi Pasar
Selain faktor fundamental ekonomi, aspek psikologi pasar juga memegang peranan penting. Ketika IHSG mulai menunjukkan tren penurunan akibat tekanan jual asing, hal ini seringkali memicu aksi jual susulan (panic selling) dari investor ritel maupun institusi lainnya. Siklus ini menciptakan tekanan jual yang berkelanjutan, yang pada akhirnya semakin memperburuk kondisi indeks di pasar.
Upaya Mitigasi dan Penguatan Pasar Modal RI
Menghadapi situasi ini, OJK menyatakan telah melakukan berbagai langkah mitigasi untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. OJK terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) guna memastikan likuiditas pasar tetap terjaga dan volatilitas dapat dikendalikan.
Beberapa langkah strategis yang sedang dan akan terus dijalankan antara lain: