OJK: Literasi Keuangan Indonesia Capai 69%, Inklusi Keuangan Tembus 93%
Peningkatan akses layanan keuangan diikuti dengan upaya penguatan pemahaman masyarakat melalui program strategis.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan capaian positif dalam perkembangan sektor keuangan nasional. Berdasarkan data terbaru, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia kini telah menyentuh angka 69 persen.
Angka ini menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan terus mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini menjadi fondasi penting bagi stabilitas ekonomi nasional di masa depan.
Tingkat Inklusi Keuangan yang Tinggi
Selain aspek literasi, OJK juga melaporkan bahwa tingkat inklusi keuangan di Indonesia telah mencapai angka 93 persen. Artinya, mayoritas penduduk Indonesia sudah memiliki akses terhadap berbagai layanan jasa keuangan resmi.