Tahap Pengalihan (The Redirection): Di kolom komentar atau bio profil, terdapat tautan yang menjanjikan cara menonton gratis tanpa iklan atau akses eksklusif ke episode terbaru.
Tahap Phishing (Data Harvesting): Setelah mengeklik tautan, korban diminta memasukkan data sensitif seperti nama lengkap, nomor telepon, alamat email, hingga data KTP dengan dalih verifikasi akun penonton.
Tahap Eksekusi (The Theft): Data yang telah dicuri digunakan untuk membobol akun perbankan, melakukan pinjaman online ilegal atas nama korban, atau melakukan transaksi finansial tanpa izin melalui aplikasi yang telah disusupi malware.
OJK: Tingkatkan Kewaspadaan dan Literasi Digital
Menanggapi fenomena ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa perlindungan konsumen adalah prioritas utama. OJK meminta masyarakat untuk tidak mudah tergiur oleh tawaran-tawaran yang tampak terlalu menggiurkan di platform digital, terutama yang melibatkan akses ke konten hiburan yang tidak resmi.
Menurut OJK, kecepatan penyebaran informasi di media sosial membuat modus penipuan ini berkembang sangat cepat. Oleh karena itu, masyarakat dituntut memiliki literasi keuangan dan literasi digital yang mumpuni agar tidak menjadi korban berikutnya. Masyarakat diharapkan mampu membedakan antara platform layanan resmi yang terdaftar dan platform ilegal yang hanya bertujuan mencuri data.
OJK juga mengimbau agar masyarakat selalu mengecek legalitas setiap layanan keuangan yang menawarkan keuntungan atau kemudahan akses. Jika ada sebuah platform yang meminta data pribadi sensitif sebagai syarat untuk mengakses layanan hiburan, masyarakat patut menaruh curiga tinggi.
Mengapa Masyarakat Mudah Terjebak?
Para ahli keamanan siber menyebutkan bahwa modus ini sangat efektif karena memanfaatkan "distraksi kognitif". Saat seseorang sedang menikmati hiburan atau sedang dalam kondisi emosional karena menonton sebuah drama, tingkat kewaspadaan logika biasanya menurun. Dalam kondisi ini, perintah atau instruksi sederhana seperti "klik tautan ini" atau "isi data Anda" akan terasa sangat wajar dan tidak mencurigakan.
Selain itu, penggunaan platform streaming ilegal memang sudah menjadi kebiasaan sebagian masyarakat untuk menghindari biaya langganan resmi. Celah inilah yang dimanfaatkan oleh para penipu untuk masuk dan menawarkan solusi "gratis" yang sebenarnya adalah jebakan maut bagi kantong dan data pribadi korban.
Langkah Preventif: Cara Melindungi Diri dari Penipuan Digital
Agar terhindar dari ancaman penipuan modus drama China dan penipuan digital lainnya, berikut adalah beberapa langkah praktis yang dapat Anda terapkan segera: