CRC Soft: Melalui proses tambahan berupa annealing setelah pengerolan dingin untuk menghasilkan material yang lebih lunak dan fleksibel. Karena lini produksi atau unit pendukung untuk CRC Soft berada pada jalur atau fasilitas yang tidak terdampak langsung oleh api, produksi dapat terus berjalan.
Kapasitas Produksi: Fokus perusahaan saat ini adalah memaksimalkan output pada lini CRC Soft untuk menjaga arus kas dan kepercayaan pelanggan di sektor yang masih bisa dilayani.
Langkah Mitigasi dan Upaya Pemulihan Perusahaan
Menanggapi musibah ini, PT Krakatau Steel telah melakukan serangkaian tindakan darurat sesuai dengan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang berlaku. Tim tanggap darurat perusahaan bergerak cepat untuk memadamkan api guna mencegah penyebaran ke area produksi lainnya yang berisiko tinggi.
Saat ini, manajemen sedang melakukan penilaian menyeluruh atau damage assessment untuk mengukur sejauh mana kerusakan material dan infrastruktur yang terjadi. Penilaian ini mencakup mesin-mesin pengerol, sistem kelistrikan, hingga struktur bangunan di area Cold Rolling Mill.
Manajemen menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah:
Memastikan keamanan seluruh karyawan dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Melakukan investigasi mendalam terkait penyebab pasti kebakaran untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Menyusun jadwal perbaikan (repair schedule) untuk memulihkan kapasitas produksi CRC Full Hard secepat mungkin.
Berkoordinasi dengan pelanggan utama untuk memberikan estimasi waktu pengiriman ulang agar rantai pasok industri mereka tidak terputus total.