Memperluas cakupan hilirisasi hingga mencapai produk akhir seperti katoda dan prekursor baterai.
Membangun ekosistem industri kendaraan listrik (EV) yang terintegrasi secara domestik.
Memastikan ketersediaan energi bersih untuk mendukung proses produksi industri nikel.
Kesimpulan
Proyeksi pertumbuhan pasar nikel sebesar 21,39% hingga tahun 2031 merupakan momentum krusial bagi Indonesia. Dengan fokus yang konsisten pada hilirisasi dan peningkatan nilai tambah produk akhir, Indonesia berpeluang besar untuk mendominasi rantai pasok energi hijau dunia secara berkelanjutan.