DWJ Manajement - PORTAL

Pasar Tunggu Sanksi AS ke Iran, Harga Minyak Turun ke US$92,34

Oleh: DWJ-Manajement 24 Aug 2026
Pasar Tunggu Sanksi AS ke Iran, Harga Minyak Turun ke US$92,34

Skenario Sanksi Agresif: Jika AS menerapkan sanksi menyeluruh terhadap kapal pengangkut minyak Iran, harga minyak diperkirakan akan melonjak drastis melampaui level US$100 per barel karena ancaman kelangkaan pasokan secara mendadak.

Skenario Sanksi Terukur: Jika sanksi hanya menyasar pada aktor-aktor tertentu atau teknologi tertentu, pasar mungkin akan merespons dengan kenaikan moderat yang diikuti oleh konsolidasi harga.

Skenario Penundaan/Diplomasi: Jika Washington lebih memilih jalur diplomasi atau menunda pengumuman sanksi, harga minyak berpotensi mengalami penurunan lebih lanjut karena berkurangnya premi risiko geopolitik.

Dampak Geopolitik di Kawasan Timur Tengah

Ketegangan di Timur Tengah bukan sekadar isu politik, melainkan isu keamanan energi global. Kawasan ini merupakan jalur nadi distribusi minyak mentah dunia melalui selat-selat strategis seperti Selat Hormuz. Gangguan sekecil apa pun di kawasan ini, baik melalui konflik militer maupun melalui kebijakan sanksi ekonomi, akan langsung berdampak pada mekanisme harga di bursa komoditas internasional.

Pasar saat ini sedang berada dalam fase "wait and see". Ketidakpastian mengenai sejauh mana AS akan bertindak membuat para trader enggan mengambil posisi besar yang berisiko tinggi. Akibatnya, volume perdagangan cenderung fluktuatif dan harga bergerak dalam rentang yang relatif sempit hingga ada berita konkret yang keluar dari Washington.

Faktor Lain yang Memengaruhi Pergerakan Harga Minyak

Selain faktor geopolitik Iran, pergerakan harga minyak dunia juga dipengaruhi oleh sejumlah variabel ekonomi makro lainnya yang saling berkaitan. Beberapa faktor tersebut antara lain: