Optimalisasi Kapasitas Produksi
Langkah awal yang diambil oleh SIG adalah memastikan bahwa kapasitas produksi di pabrik-pabrik penyangga tetap berada pada level optimal. Dengan memastikan ketersediaan stok di level produsen, SIG memiliki fondasi yang kuat untuk memenuhi lonjakan permintaan yang mungkin terjadi saat pasokan mulai kembali mengalir ke Aceh.
Optimalisasi ini melibatkan manajemen jadwal produksi yang lebih fleksibel guna merespons kebutuhan pasar secara real-time. SIG memastikan bahwa setiap unit bisnis dalam grupnya bekerja secara sinergis untuk mengisi celah kekurangan stok di wilayah-wilayah yang terdampak.
Penguatan Jaringan Distribusi SIG Group
Salah satu kekuatan utama SIG adalah jaringan distribusi yang luas dan terintegrasi melalui berbagai merek di bawah naungan SIG Group. Untuk mengatasi masalah di Aceh, perusahaan melakukan pemetaan ulang terhadap jalur distribusi yang paling efisien.
Beberapa langkah konkret dalam penguatan distribusi meliputi:
Mobilisasi Armada Logistik: Menambah dan mengoptimalkan penggunaan armada transportasi untuk mempercepat pengiriman semen dari pusat produksi ke gudang-gudang penyangga di Aceh.
Koordinasi dengan Distributor Lokal: Memperkuat komunikasi dengan mitra distributor di Aceh guna memantau ketersediaan stok di level retail dan memastikan tidak ada penumpukan atau kekurangan yang ekstrem di satu titik.
Pemanfaatan Jalur Distribusi Alternatif: Menggunakan berbagai opsi moda transportasi untuk memitigasi hambatan logistik yang mungkin terjadi di jalur darat maupun laut.