DWJ Manajement - PORTAL

Pejabat Bea Cukai Gatot Heroe Ditahan KPK, Purbaya Buka Suara

Oleh: DWJ-Manajement 27 Aug 2026
Pejabat Bea Cukai Gatot Heroe Ditahan KPK, Purbaya Buka Suara

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa: "Tidak Ada Ruang Bagi Koruptor"

Menanggapi penetapan tersangka dan penahanan Gatot Heroe, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tidak menampik bahwa hal ini merupakan pukulan telak bagi institusi yang dipimpinnya. Namun, alih-alih bersikap defensif, Menkeu Purbaya justru menunjukkan sikap tegas dengan mendukung penuh langkah hukum yang diambil oleh KPK.

Dalam keterangan persnya, Purbaya menekankan bahwa Kementerian Keuangan tidak akan memberikan toleransi sedikit pun kepada oknum pegawai yang bermain mata dengan pihak luar untuk merugikan negara. Ia menegaskan bahwa tindakan korupsi adalah pengkhianatan terhadap kepercayaan publik dan amanah negara.

Komitmen Pembersihan Internal di Kementerian Keuangan

Menkeu Purbaya menyatakan bahwa kasus Gatot Heroe akan menjadi momentum bagi Kementerian Keuangan untuk melakukan evaluasi besar-besaran terhadap sistem pengawasan internal. Ia menginstruksikan Inspektorat Jenderal untuk memperketat pengawasan di seluruh unit vertikal, terutama di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang memiliki titik rawan gesekan kepentingan tinggi.

“Kami menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang dijalankan oleh KPK. Kami di Kementerian Keuangan akan membuka pintu lebar-lebar bagi penyidik untuk mengungkap siapa saja yang terlibat. Jika memang terbukti ada praktik lancung, kami akan memastikan sanksi administratif hingga pemecatan tidak berbasa-basi,” tegas Purbaya dalam pernyataannya kepada awak media.

Selain itu, Purbaya juga menambahkan beberapa langkah strategis yang akan segera diambil oleh pemerintah:

Digitalisasi Sistem Pabean: Mempercepat implementasi sistem berbasis AI untuk meminimalisir interaksi tatap muka antara petugas dan importir guna mengurangi peluang suap.

Rotasi Jabatan Secara Berkala: Melakukan penyegaran pada posisi-posisi strategis di Bea Cukai untuk memutus rantai "permainan" yang telah mengakar.

Penguatan Whistleblowing System: Mendorong pegawai lain untuk berani melaporkan indikasi kecurangan tanpa rasa takut akan intimidasi.