DWJ Manajement - PORTAL

Pembangunan CA-EDC Chandra Asri Capai 80%, Ditargetkan Operasi 2027

Oleh: DWJ-Manajement • 29 Sep 2026
Pembangunan CA-EDC Chandra Asri Capai 80%, Ditargetkan Operasi 2027

Proyek Strategis Chandra Asri: Pembangunan Fasilitas CA-EDC Tembus 80 Persen, Siap Beroperasi 2027

Langkah besar PT Chandra Asri dalam memperkuat ketahanan industri petrokimia nasional dan menciptakan lapangan kerja baru melalui ekspansi kapasitas produksi.

JAKARTA - Sektor industri petrokimia nasional tengah bersiap menyambut babak baru yang menjanjikan. PT Chandra Asri Group, salah satu pemain utama dalam industri petrokimia di tanah air, mengonfirmasi bahwa proyek pembangunan fasilitas Ethylene Dichloride (CA-EDC) telah mencapai progres yang sangat signifikan. Hingga saat ini, pembangunan fasilitas tersebut dilaporkan telah mencapai angka 80 persen.

Pencapaian ini menjadi sinyal positif bagi peta jalan hilirisasi industri di Indonesia. Dengan progres yang melaju kencang, Chandra Asri menargetkan fasilitas strategis ini dapat mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2027 mendatang. Langkah ekspansi ini diharapkan tidak hanya memperkuat struktur bisnis perusahaan, tetapi juga menjadi tulang punggung bagi kemandirian bahan baku industri manufaktur di dalam negeri.

Akselerasi Pembangunan dan Target Operasional 2027

Pembangunan fasilitas CA-EDC merupakan bagian dari strategi jangka panjang Chandra Asri untuk menciptakan integrasi produk yang lebih solid. Mencapai angka 80 persen dalam proses konstruksi menunjukkan bahwa tantangan teknis di lapangan dapat teratasi dengan baik, mulai dari tahap instalasi peralatan hingga penyelesaian infrastruktur pendukung.

Manajemen PT Chandra Asri mengungkapkan bahwa fokus saat ini adalah memastikan seluruh rangkaian pengujian dan integrasi sistem dapat berjalan sesuai jadwal. Target operasional pada tahun 2027 menjadi momentum krusial, mengingat permintaan pasar terhadap produk turunan petrokimia terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional dan aktivitas manufaktur.

Keberhasilan penyelesaian proyek ini akan menempatkan Chandra Asri dalam posisi yang lebih kompetitif di kawasan regional. Dengan memiliki fasilitas produksi yang lebih lengkap dan terintegrasi, perusahaan dapat menekan biaya logistik dan meningkatkan efisiensi produksi secara keseluruhan, yang pada akhirnya akan memberikan nilai tambah bagi konsumen industri.

Memperkuat Ketahanan Industri Nasional melalui Kemandirian Bahan Baku

Salah satu isu utama yang selama ini membayangi industri manufaktur di Indonesia adalah ketergantungan yang tinggi terhadap impor bahan baku kimia. Ketergantungan ini membuat industri dalam negeri rentan terhadap fluktuasi harga komoditas global dan gangguan rantai pasok internasional.

Kehadiran fasilitas CA-EDC diharapkan dapat menjadi solusi konkret atas permasalahan tersebut. Dengan kapasitas produksi yang besar, fasilitas ini akan menyuplai kebutuhan bahan baku penting bagi berbagai industri hilir. Berikut adalah beberapa dampak strategis dari kehadiran fasilitas ini bagi ketahanan industri nasional: