Stabilitas Harga Listrik: Energi surya memberikan kepastian harga energi yang lebih stabil karena tidak terpengaruh oleh volatilitas pasar komoditas energi global.
Optimalisasi Sumber Daya Lokal: Memanfaatkan potensi alam domestik secara maksimal sehingga uang negara tetap berputar di dalam negeri.
Bali Sebagai Pusat Ekosistem Energi Terbarukan
Pemilihan Bali sebagai lokasi peluncuran dan pusat pengembangan proyek ini bukan tanpa alasan. Selain sebagai destinasi wisata dunia, Bali memiliki posisi strategis dalam pengembangan konsep "Green Tourism" atau pariwisata hijau. Integrasi antara sektor pariwisata dan energi bersih diharapkan dapat meningkatkan citra Bali sebagai pulau yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Pembangunan PLTS skala besar di Bali diharapkan dapat memberikan efek domino bagi ekonomi lokal. Selain ketersediaan energi yang lebih bersih, infrastruktur pendukung yang dibangun akan merangsang pertumbuhan sektor-sektor ekonomi baru di wilayah tersebut.
Penciptaan Lapangan Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal
Selain manfaat lingkungan dan penghematan anggaran, proyek PLTS 100 GWp ini diprediksi akan menjadi mesin penggerak ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja. Proyek berskala masif seperti ini membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah yang sangat besar, mulai dari tahap perencanaan, konstruksi, hingga tahap operasional dan pemeliharaan.
Beberapa sektor yang akan merasakan dampak langsung dari penciptaan lapangan kerja ini meliputi:
Sektor Konstruksi dan Teknik: Kebutuhan akan insinyur, teknisi sipil, dan tenaga ahli instalasi listrik.
Sektor Manufaktur: Peningkatan permintaan komponen panel surya, inverter, dan perangkat penyimpanan energi (battery storage).