DWJ Manajement - PORTAL

Pencatatan Keuangan Usaha Masih Berantakan? Yuk, Belajar Akuntansi di Sini

Oleh: DWJ-Manajement • 29 Sep 2026
Pencatatan Keuangan Usaha Masih Berantakan? Yuk, Belajar Akuntansi di Sini

Bisnis dagang adalah model bisnis yang paling sederhana dalam hal akuntansi. Inti dari bisnis ini adalah membeli barang jadi dari pemasok dan menjualnya kembali kepada pelanggan tanpa mengubah bentuk fisik barang tersebut. Fokus utama dalam akuntansi dagang adalah pada pengelolaan persediaan barang dagangan dan Harga Pokok Penjualan (HPP).

Dalam bisnis dagang, alur transaksinya cenderung linear:

Pembelian stok barang dari supplier.

Penyimpanan barang di gudang atau toko.

Penjualan barang kepada konsumen dengan harga yang lebih tinggi dari harga beli.

Komponen penting yang harus diperhatikan adalah perhitungan stok yang akurat, agar Anda tahu kapan harus melakukan pemesanan ulang (reorder point) dan bagaimana pengaruh perubahan harga beli supplier terhadap margin keuntungan Anda.

2. Akuntansi pada Bisnis Manufaktur

Jika Anda menjalankan bisnis manufaktur, tantangannya jauh lebih kompleks. Bisnis manufaktur tidak hanya membeli barang jadi, tetapi membeli bahan baku, mengolahnya menggunakan tenaga kerja dan mesin, hingga menjadi produk jadi yang siap dijual. Di sini, akuntansi bukan hanya soal mencatat harga beli, tetapi soal menghitung "biaya produksi".

Dalam manufaktur, terdapat tiga jenis persediaan yang harus dicatat secara terpisah dan teliti:

Persediaan Bahan Baku (Raw Materials): Semua bahan mentah yang belum diolah.

Persediaan Barang Dalam Proses (Work in Progress): Produk yang sedang dalam tahap produksi namun belum selesai.

Persediaan Barang Jadi (Finished Goods): Produk yang sudah siap untuk dipasarkan.