DWJ Manajement - PORTAL

Pengamat: Porsi WIKA di PSBI Diambil Alih Bisa Selamatkan Masyarakat

Oleh: DWJ-Manajement 20 Aug 2026
Pengamat: Porsi WIKA di PSBI Diambil Alih Bisa Selamatkan Masyarakat

Strategi Penyelamatan WIKA: Mengapa Divestasi Saham di PSBI Menjadi Langkah Krusial bagi Masyarakat?

Jakarta – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), salah satu raksasa konstruksi milik negara, tengah berada dalam pusaran perhatian publik terkait upaya pemulihan kondisi finansialnya. Di tengah upaya restrukturisasi yang tengah dijalankan, muncul sebuah rekomendasi strategis yang dinilai mampu menjadi kunci penyelamatan, baik bagi perusahaan maupun kepentingan masyarakat luas.

Pengamat Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Herry Gunawan, menekankan bahwa langkah pengambilalihan atau pengembalian porsi investasi WIKA di PT Prima Sakti Bina Infrastruktur (PSBI) merupakan agenda yang mendesak. Menurutnya, proses ini tidak boleh dilakukan secara sembarangan, melainkan harus melalui mekanisme yang tepat, yakni skema divestasi.

Urgensi Pengembalian Dana Investasi WIKA

Kondisi keuangan WIKA yang sedang mengalami tekanan menuntut perusahaan untuk melakukan efisiensi besar-besaran dan optimalisasi aset. Salah satu aset yang menjadi sorotan adalah kepemilikan saham di PSBI. Herry Gunawan berpendapat bahwa dana yang tertanam di dalam PSBI seharusnya dapat ditarik kembali untuk memperkuat likuiditas perusahaan.

Dalam perspektif manajemen risiko, membiarkan dana investasi mengendap di entitas lain tanpa memberikan kontribusi arus kas yang signifikan bagi induk perusahaan (WIKA) di saat sedang krisis adalah langkah yang berisiko. Pengembalian dana ini bukan sekadar soal angka di atas kertas, melainkan tentang ketersediaan modal kerja untuk menjalankan proyek-proyek strategis nasional lainnya.

Ada beberapa alasan utama mengapa pengembalian dana investasi ini menjadi prioritas:

Pemulihan Likuiditas: Dana hasil divestasi dapat digunakan untuk membayar kewajiban jangka pendek dan memperkuat struktur permodalan.

Fokus Bisnis Inti: Dengan melepaskan porsi investasi di luar lini bisnis utama yang tidak memberikan imbal hasil optimal, WIKA dapat kembali fokus pada kompetensi intinya di bidang konstruksi dan infrastruktur.

Optimalisasi Aset: Mengubah aset non-produktif menjadi kas (cash) adalah langkah fundamental dalam manajemen krisis keuangan.

Skema Divestasi sebagai Solusi yang Terukur

Herry Gunawan secara spesifik menyebutkan bahwa pengambilalihan porsi saham tersebut harus dilakukan melalui skema divestasi. Divestasi dalam konteks ini adalah pelepasan sebagian atau seluruh kepemilikan saham perusahaan pada entitas lain. Mengapa skema ini dianggap paling ideal?