DWJ Manajement - PORTAL

Pengguna Sudah 71 Juta, BI Mau Jadikan QRIS Sebagai Kredit Scoring

Oleh: DWJ-Manajement • 26 Oct 2026
Pengguna Sudah 71 Juta, BI Mau Jadikan QRIS Sebagai Kredit Scoring

BI Ingin Gunakan Data Transaksi QRIS Sebagai Credit Scoring, Pengguna Tembus 71 Juta

Langkah strategis Bank Indonesia untuk memperkuat inklusi keuangan melalui pemanfaatan data transaksi digital.

Ekosistem QRIS yang Terus Bertumbuh Pesat

Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Indonesia mengalami lonjakan yang sangat signifikan. Saat ini, tercatat sudah ada sekitar 71 juta pengguna yang memanfaatkan layanan pembayaran digital ini dalam aktivitas ekonomi mereka.

Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbiasa dengan transaksi nontunai dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menciptakan ekosistem data yang sangat besar dan memiliki potensi ekonomi yang tinggi.

Data Transaksi Sebagai Dasar Penilaian Kredit

Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, memastikan bahwa data transaksi QRIS dapat dimanfaatkan lebih jauh untuk kepentingan finansial. Data tersebut direncanakan akan menjadi salah satu dasar penilaian kredit atau credit scoring.

Melalui mekanisme ini, riwayat transaksi digital masyarakat akan menjadi bukti kemampuan finansial mereka secara riil. Hal ini diharapkan dapat memudahkan akses pembiayaan di sektor perbankan maupun lembaga keuangan lainnya.

Manfaat Bagi UMKM dan Masyarakat Unbanked

Rencana ini membawa dampak positif, terutama bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selama ini, banyak pelaku usaha kecil kesulitan mendapatkan pinjaman bank karena tidak memiliki rekam jejak kredit formal.

Dengan adanya sistem credit scoring berbasis QRIS, kendala administratif tersebut dapat teratasi dengan lebih mudah. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari kebijakan ini:

Mempermudah akses kredit bagi masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan (unbanked).

Menyediakan alternatif penilaian risiko yang lebih akurat bagi lembaga keuangan.

Mendorong percepatan digitalisasi ekonomi secara menyeluruh di seluruh pelosok Indonesia.

Kesimpulan

Langkah Bank Indonesia untuk mengintegrasikan data QRIS ke dalam sistem penilaian kredit merupakan terobosan besar dalam memperluas inklusi keuangan. Dengan basis 71 juta pengguna, digitalisasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif, transparan, dan memudahkan masyarakat dalam mengakses modal usaha.

Menampilkan Seluruh Artikel