DWJ Manajement - PORTAL

Perdagangan Meningkat, Arus Peti Kemas Tumbuh 5,8% Tembus 10,31 Juta TEUs

Oleh: DWJ-Manajement • 04 Nov 2026
Perdagangan Meningkat, Arus Peti Kemas Tumbuh 5,8% Tembus 10,31 Juta TEUs

Arus Peti Kemas Pelindo Terminal Petikemas Tumbuh 5,8 Persen, Tembus 10,31 Juta TEUs

Kenaikan signifikan ini didorong oleh penguatan perdagangan internasional dan optimalisasi fasilitas terminal.

PT Pelindo Terminal Petikemas mencatatkan performa positif dalam operasional logistik nasional sepanjang tahun 2026. Perusahaan berhasil membukukan pertumbuhan arus peti kemas yang cukup signifikan.

Berdasarkan data terbaru, arus peti kemas perusahaan tumbuh sebesar 5,80 persen. Total volume arus peti kemas tersebut kini telah menembus angka 10,31 juta TEUs.

Faktor Utama Pendorong Pertumbuhan

Pencapaian impresif ini tidak lepas dari dinamika ekonomi global yang bergerak positif. Peningkatan aktivitas perdagangan internasional menjadi motor utama penggerak arus barang di terminal.

Selain faktor eksternal, langkah strategis internal perusahaan juga memegang peranan krusial. Pelindo Terminal Petikemas terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan layanan operasionalnya.

Optimalisasi Fasilitas dan Efisiensi

Perusahaan telah melakukan berbagai peningkatan fasilitas di berbagai titik terminal petikemas. Hal ini dilakukan guna memastikan proses bongkar muat berjalan lebih cepat dan efisien.

Peningkatan kapasitas dan teknologi alat bongkar muat menjadi kunci dalam menangani lonjakan volume. Dengan infrastruktur yang lebih mumpuni, waktu tunggu kapal dapat diminimalisir secara efektif.

Berikut adalah poin-poin utama capaian kinerja Pelindo Terminal Petikemas:

Pertumbuhan arus peti kemas mencapai 5,80 persen secara tahunan.

Total volume arus peti kemas mencapai angka 10,31 juta TEUs.

Didorong oleh meningkatnya volume perdagangan internasional.

Didukung oleh peningkatan kualitas dan kapasitas fasilitas terminal.

Kesimpulan

Pertumbuhan arus peti kemas yang mencapai 10,31 juta TEUs menunjukkan tren positif bagi sektor logistik Indonesia. Keberhasilan ini membuktikan bahwa sinergi antara penguatan perdagangan global dan modernisasi infrastruktur terminal mampu memberikan dampak nyata bagi efisiensi rantai pasok nasional.

Menampilkan Seluruh Artikel