Sinergi Kebijakan: Moneter, Fiskal, dan Sektor Riil
Dunia usaha menuntut adanya koordinasi yang lebih erat antara Bank Indonesia dengan pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan. Seringkali, terdapat persepsi bahwa kebijakan moneter dan kebijakan fiskal berjalan di jalur yang berbeda. Pengusaha menginginkan adanya harmoni agar kebijakan moneter yang ketat tidak berbenturan dengan kebijakan fiskal yang bersifat ekspansif, begitu pula sebaliknya.
Berikut adalah beberapa poin krusial yang diharapkan dapat diperkuat oleh calon Gubernur BI dalam hal sinergi:
Sinkronisasi Kebijakan: Memastikan kebijakan suku bunga sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan pemerintah.
Dukungan terhadap UMKM: Mendorong penyaluran kredit yang lebih mudah dan murah bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program-program digitalisasi keuangan.
Penguatan Digitalisasi Pembayaran: Mempercepat adopsi sistem pembayaran digital yang aman dan inklusif untuk mendukung efisiensi transaksi di seluruh pelosok negeri.
Manajemen Cadangan Devisa: Mengelola cadangan devisa secara optimal untuk menghadapi guncangan eksternal (external shock) tanpa mengganggu likuiditas domestik.
Menghadapi Tantangan Ekonomi Global dan Geopolitik