DWJ Manajement - PORTAL

Pertamina Bantu UMKM Kembangkan Olahan Hasil Laut, Pakai Cara Ini

Oleh: DWJ-Manajement 09 Aug 2026
Pertamina Bantu UMKM Kembangkan Olahan Hasil Laut, Pakai Cara Ini

Sinergi Budidaya dan Kelestarian Lingkungan

Salah satu keunikan dari program Kampung Bahari Si Pelaut adalah penggabungan antara aspek ekonomi dan ekologi. Pertamina memahami bahwa keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir sangat bergantung pada kesehatan ekosistem laut mereka. Oleh karena itu, keterlibatan kelompok rehabilitasi mangrove menjadi kunci utama.

Mangrove bukan sekadar deretan pepohonan di pinggir pantai. Bagi masyarakat pesisir, mangrove adalah benteng alami yang melindungi pemukiman dan area budidaya dari ancaman abrasi serta kenaikan permukaan air laut. Selain itu, hutan mangrove berfungsi sebagai "nurse area" atau tempat pemijahan alami bagi berbagai jenis ikan dan udang. Dengan merehabilitasi mangrove, masyarakat secara tidak langsung sedang menjaga ketersediaan stok ikan di alam.

Di sisi lain, kelompok budidaya ikan dan sayuran diarahkan untuk menerapkan metode yang ramah lingkungan. Dengan mengintegrasikan budidaya perikanan dan pertanian (aquaponik atau metode serupa), masyarakat dapat mengoptimalkan penggunaan lahan dan air, sehingga hasil panen dapat lebih maksimal dengan biaya operasional yang lebih terkendali.

Hilirisasi: Kunci Peningkatan Nilai Tambah UMKM

Selama ini, banyak nelayan dan masyarakat pesisir terjebak dalam pola ekonomi tradisional, di mana mereka hanya menjual hasil tangkapan atau hasil panen dalam bentuk mentah. Kondisi ini membuat mereka sangat rentan terhadap fluktuasi harga pasar dan risiko kerusakan produk yang cepat.

Melalui program ini, Pertamina mendorong kelompok pengolahan hasil perikanan untuk mulai melakukan hilirisasi. Hilirisasi adalah proses mengubah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Sebagai contoh, alih-alih hanya menjual ikan segar, masyarakat dilatih untuk mengolahnya menjadi produk seperti abon ikan, kerupuk ikan, filet ikan beku, hingga berbagai jenis sambal olahan laut.

Ada beberapa keuntungan signifikan dari strategi hilirisasi ini bagi UMKM lokal:

Peningkatan Margin Keuntungan: Produk olahan memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi dibandingkan produk mentah.

Perpanjangan Masa Simpan: Produk olahan dapat disimpan lebih lama, sehingga mengurangi risiko kerugian akibat barang busuk.

Diversifikasi Produk: Masyarakat memiliki lebih banyak variasi produk yang dapat ditawarkan kepada konsumen, sehingga mampu menjangkau segmen pasar yang berbeda.