Pertamina Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Berikan Pendampingan Intensif bagi Petani di Indramayu
INDRAMAYU – Di tengah tantangan ketahanan pangan global yang semakin kompleks, langkah nyata diambil oleh sektor energi untuk bersinergi dengan sektor agraris. Pertamina EP Zona 7 Regional Jawa Bagian Barat, melalui Pertamina EP Jatibarang Field, secara resmi meluncurkan program pendampingan dan bantuan pertanian yang menyasar para petani di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi lokal serta dukungan terhadap kedaulatan pangan nasional. Indramayu, yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan utama di Indonesia, menjadi titik fokus utama dalam program pemberdayaan ini.
Indramayu: Pilar Utama Ketahanan Pangan Nasional
Kabupaten Indramayu memegang peranan krusial dalam menjaga stabilitas pasokan beras di Indonesia. Dengan luas lahan persawahan yang masif, produktivitas petani di wilayah ini menjadi penentu utama apakah target swasembada pangan nasional dapat tercapai atau tidak. Namun, para petani di wilayah ini kerap dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim yang tidak menentu, serangan hama, hingga keterbatasan akses terhadap teknologi pertanian modern.
Menyadari hal tersebut, Pertamina EP Jatibarang Field melihat adanya kebutuhan mendesak untuk tidak hanya hadir sebagai perusahaan energi, tetapi juga sebagai mitra tumbuh bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Program pendampingan ini dirancang untuk menutup celah (gap) antara metode pertanian tradisional dengan kebutuhan praktik pertanian berkelanjutan yang lebih efisien dan produktif.
Melalui program ini, Pertamina berupaya memastikan bahwa keberadaan industri energi di wilayah tersebut dapat memberikan efek pengganda (multiplier effect) yang positif bagi sektor-sektor vital lainnya, terutama pertanian yang menjadi napas kehidupan mayoritas penduduk setempat.
Program Pendampingan: Bukan Sekadar Bantuan, Tapi Pemberdayaan
Berbeda dengan program bantuan sosial konvensional yang bersifat satu arah, inisiatif yang dilakukan oleh Pertamina EP Jatibarang Field ini lebih menekankan pada aspek pendampingan berkelanjutan. Fokus utamanya adalah mengubah pola pikir dan pola kerja petani agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
Pendampingan ini mencakup berbagai aspek teknis yang sangat dibutuhkan di lapangan. Beberapa pilar utama dalam program ini meliputi:
Edukasi Budidaya Modern: Memberikan pemahaman mendalam mengenai teknik penanaman yang lebih efisien, mulai dari pemilihan benih unggul hingga pengaturan jarak tanam yang optimal untuk memaksimalkan hasil panen.