Koperasi Desa (Kopdes) akan berperan sebagai ujung tombak dalam proses pengumpulan minyak jelantah di lapangan. Peran koperasi sangat krusial untuk menjangkau masyarakat di tingkat akar rumput secara efektif.
Melalui jaringan Kopdes, pengumpulan limbah dapat dilakukan secara terorganisir dan sistematis. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah yang benar.
Selain mendukung aspek lingkungan, program ini juga memperkuat posisi koperasi sebagai lembaga ekonomi yang adaptif. Koperasi tidak hanya melayani kebutuhan pokok, tetapi juga masuk ke dalam sektor ekonomi sirkular.
Kesimpulan
Kolaborasi antara Pertamina dan Kemenkop di Banyumas ini merupakan langkah konkret menuju ekonomi sirkular yang berkelanjutan. Jika program piloting ini membuahkan hasil positif, model pengumpulan minyak jelantah berbasis koperasi ini berpotensi besar untuk direplikasi di seluruh pelosok Indonesia.