Melalui manajemen logistik yang lebih ketat, Pertamina berupaya memastikan setiap armada pengangkut dapat bergerak secara optimal. Hal ini bertujuan untuk menjaga ritme pasokan di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Fokus Utama Penguatan Pasokan:
Optimasi rute pengiriman untuk efisiensi waktu distribusi.
Pemanfaatan kapasitas maksimal dari Integrated Terminal Balongan.
Pemantauan stok secara berkala guna mencegah kekosongan di lapangan.