Imbauan bagi Masyarakat dan Pengguna Kendaraan
Menanggapi situasi yang sudah kembali normal ini, Pertamina juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait isu kelangkaan BBM. Masyarakat diminta untuk selalu merujuk pada informasi resmi dari saluran komunikasi Pertamina.
Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk:
Menghindari Panic Buying: Melakukan pembelian BBM sesuai dengan kebutuhan normal agar tidak terjadi penumpukan permintaan yang tidak perlu di satu waktu.
Menggunakan MyPertamina: Memanfaatkan fitur digital untuk kemudahan transaksi dan membantu pemerintah dalam pengawasan penyaluran BBM subsidi.
Tetap Mengikuti Aturan di SPBU: Mematuhi tata tertib yang berlaku di area SPBU guna menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama saat proses pengisian.
Dengan kerjasama yang baik antara penyedia energi, pemerintah daerah, dan kesadaran masyarakat dalam mengonsumsi energi secara bijak, diharapkan stabilitas pasokan BBM di Makassar dapat terus terjaga dalam jangka panjang.
Kesimpulan
Pertamina telah memastikan bahwa kondisi penyaluran BBM di Makassar dan sekitarnya saat ini sudah kembali kondusif dan terkendali. Antrean kendaraan yang sempat terjadi bukan disebabkan oleh kelangkaan stok, melainkan kendala teknis distribusi yang kini telah teratasi. Melalui penguatan sistem monitoring digital, optimalisasi logistik, dan pengawasan ketat, Pertamina berkomitmen untuk menjaga ketersediaan energi guna mendukung roda ekonomi di Makassar dan wilayah Indonesia Timur tetap berputar secara optimal.