DWJ Manajement - PORTAL

Pertamina Waspada Solar Subsidi 'Bocor', Selisih Harga Tembus Rp 18.200

Oleh: DWJ-Manajement 08 Sep 2026
Pertamina Waspada Solar Subsidi 'Bocor', Selisih Harga Tembus Rp 18.200

Praktik Pencampuran: Melakukan pencampuran antara solar subsidi dengan bahan bakar lain untuk mengejar margin keuntungan yang lebih tinggi.

Manipulasi Data: Menggunakan data identitas palsu atau manipulasi kartu kendali untuk mendapatkan akses ke BBM bersubsidi.

Sinergi Strategis Pertamina dan Bareskrim Polri

Menanggapi ancaman tersebut, Pertamina tidak tinggal diam. Perusahaan pelat merah ini telah menyatakan komitmennya untuk memperketat pengawasan di seluruh lini distribusi. Salah satu langkah paling konkret adalah dengan memperkuat kolaborasi dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Kerja sama ini bertujuan untuk menciptakan efek jera melalui penegakan hukum yang tegas terhadap siapa pun yang terlibat dalam jaringan penyelewengan BBM bersubsidi. Pertamina akan berperan dalam menyediakan data, pemetaan titik rawan, serta dukungan teknis terkait sistem distribusi, sementara Bareskrim akan melakukan tindakan represif terhadap para pelaku kriminal di lapangan.

Langkah Preventif dan Penguatan Pengawasan

Selain pendekatan hukum, Pertamina juga terus memperkuat sistem pengawasan digital guna meminimalkan intervensi manusia yang rentan terhadap praktik suap dan manipulasi. Digitalisasi distribusi menjadi kunci utama dalam upaya menutup celah kebocoran ini.

Berikut adalah beberapa strategi penguatan pengawasan yang tengah dijalankan:

Optimalisasi MyPertamina: Mewajibkan penggunaan aplikasi MyPertamina bagi kendaraan yang berhak menerima subsidi untuk memastikan penyaluran tepat sasaran berdasarkan basis data kendaraan.

Sistem Monitoring Digital: Implementasi teknologi monitoring pada tangki penyimpanan di SPBU dan armada pengangkut untuk memantau pergerakan BBM secara real-time.