PGEO Bidik Pengembangan Green Data Center Berbasis Energi Panas Bumi
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) tengah mematangkan rencana strategis untuk masuk ke sektor penyediaan listrik pusat data berbasis energi hijau.
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) atau PGE terus menunjukkan ambisinya dalam memperluas lini bisnis berbasis energi terbarukan. Saat ini, perusahaan tengah fokus mematangkan rencana pengembangan green data center atau pusat data berbasis energi panas bumi.
Langkah ini diambil untuk merespons meningkatnya kebutuhan global akan infrastruktur digital yang ramah lingkungan. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, permintaan akan pusat data yang stabil dan berkelanjutan pun semakin melonjak.
Memanfaatkan Potensi Energi Panas Bumi
PGE melihat peluang besar dalam menyediakan pasokan listrik bersih untuk mendukung operasional pusat data di Indonesia. Energi panas bumi dinilai memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan sumber energi terbarukan lainnya.
Berbeda dengan energi surya atau angin yang bersifat intermiten (terputus-putus), panas bumi mampu menyediakan beban dasar (baseload) yang stabil. Hal ini sangat krusial bagi pusat data yang membutuhkan aliran listrik tanpa henti selama 24 jam penuh.