DWJ Manajement - PORTAL

Prabowo: Berkat Koperasi, Pertama dalam Sejarah Negara Kendalikan Rantai Pasok

Oleh: DWJ-Manajement 14 Aug 2026
Prabowo: Berkat Koperasi, Pertama dalam Sejarah Negara Kendalikan Rantai Pasok

Dengan adanya Koperasi Merah Putih, negara melalui wadah koperasi ini dapat melakukan fungsi-fungsi berikut:

Penyerapan Hasil Produksi: Koperasi bertindak sebagai pembeli pertama (off-taker) bagi petani dan nelayan dengan harga yang layak dan adil, sehingga mencegah praktik eksploitasi oleh tengkulak.

Standardisasi Kualitas: Melalui koperasi, produk rakyat dapat dikelola dengan standar kualitas yang lebih baik agar mampu menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor.

Distribusi Langsung: Koperasi akan memiliki jalur distribusi sendiri yang langsung menghubungkan produsen ke pasar ritel atau konsumen akhir, sehingga memotong biaya perantara yang tidak perlu.

Stabilisasi Harga: Dengan kontrol terhadap stok dan distribusi, koperasi dapat membantu pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan nasional, terutama saat terjadi fluktuasi pasar.

Presiden menegaskan bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah, negara tidak hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi melalui institusi koperasi yang kuat. Hal ini menciptakan ekosistem di mana negara hadir untuk melindungi kepentingan rakyat kecil agar tidak terus-menerus menjadi korban permainan harga di pasar.

Kedaulatan Pangan dan Kemandirian Ekonomi

Pengendalian rantai pasok melalui koperasi erat kaitannya dengan kedaulatan pangan. Indonesia, sebagai negara agraris, memiliki potensi luar biasa, namun potensi tersebut sering kali tidak dinikmati oleh para petani karena masalah distribusi. Ketika rantai pasok dikuasai oleh kekuatan ekonomi rakyat, maka ketahanan pangan nasional akan otomatis meningkat.

Kemandirian ekonomi yang dicita-citakan dalam visi Koperasi Merah Putih adalah kondisi di mana masyarakat mampu mengelola sumber daya alamnya sendiri tanpa harus selalu bergantung pada importasi atau kendali perusahaan multinasional yang sering kali mendikte harga pasar domestik. Dengan penguatan koperasi, arus uang akan tetap berputar di dalam negeri dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di tingkat akar rumput.

Tantangan dan Strategi Implementasi ke Depan