Dengan memperketat pengawasan terhadap anggaran sektor kebencanaan, pemerintah optimis bahwa sumber daya yang ada dapat dimaksimalkan untuk meminimalkan dampak kerugian materiil maupun korban jiwa saat bencana terjadi.
Mobilisasi Besar-Besaran: Ratusan Helikopter dan Alat Berat Siap Diterjunkan
Salah satu poin krusial yang disampaikan dalam strategi penguatan mitigasi ini adalah mobilisasi armada udara dan darat dalam skala besar. Mengingat kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan dengan banyak wilayah terpencil, ketergantungan terhadap transportasi udara dalam operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) sangatlah tinggi.
Pemerintah berencana untuk menambah dan mengerahkan ratusan helikopter untuk memperkuat armada nasional. Helikopter-helikopter ini akan difungsikan untuk berbagai kebutuhan strategis, di antaranya:
Evakuasi Medis (Medevac): Mengangkut korban bencana dari lokasi yang sulit dijangkau ke rumah sakit terdekat dengan cepat.
Logistik Udara: Mendistribusikan bahan pangan, obat-obatan, dan tenda darurat ke wilayah yang terisolasi akibat longsor atau banjir.
Pemantauan Area: Melakukan pengintaian udara untuk memetakan titik-titik kerusakan dan menentukan jalur evakuasi yang aman.
Pemadaman Kebakaran Hutan: Membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui teknik water bombing.