DWJ Manajement - PORTAL

Prabowo Groundbreaking PLTS 100 GWp di Bali, Hemat Rp 74 T/Tahun

Oleh: DWJ-Manajement 25 Aug 2026
Prabowo Groundbreaking PLTS 100 GWp di Bali, Hemat Rp 74 T/Tahun

Reduksi Impor BBM: Menurunkan kebutuhan impor minyak mentah yang selama ini menguras cadangan devisa negara.

Efisiensi Subsidi: Mengurangi beban APBN dalam memberikan subsidi energi fosil yang fluktuatif mengikuti harga pasar dunia.

Stabilitas Harga Energi: Energi surya memiliki biaya marjinal yang mendekati nol setelah infrastruktur terbangun, sehingga harga listrik dapat lebih stabil bagi industri dan rumah tangga.

Investasi Asing (FDI): Menarik minat investor global di sektor teknologi hijau yang akan membawa aliran modal masuk ke dalam negeri.

Menciptakan Lapangan Kerja dan Efek Domino Ekonomi

Selain dampak pada penghematan anggaran, proyek PLTS 100 GWp ini juga diproyeksikan akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru melalui penciptaan lapangan kerja secara masif. Pengembangan proyek berskala raksasa ini membutuhkan rantai pasok yang luas, mulai dari tahap konstruksi, pengadaan komponen, hingga tahap operasional dan pemeliharaan.

Pemerintah menargetkan adanya "efek domino" ekonomi yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Berikut adalah rincian potensi manfaat sosial-ekonomi dari proyek ini:

Sektor Konstruksi: Ribuan tenaga kerja lokal akan terserap dalam tahap pembangunan infrastruktur PLTS di Bali dan wilayah sekitarnya.

Industri Manufaktur: Mendorong tumbuhnya industri komponen panel surya dalam negeri, yang akan menciptakan lapangan kerja bagi teknisi dan insinyur lokal.

Sektor Pendidikan dan Pelatihan: Munculnya kebutuhan akan tenaga ahli di bidang energi terbarukan akan memacu pertumbuhan pusat-pusat pelatihan vokasi dan riset teknologi hijau.