Pengendalian Inflasi: Menjaga harga barang kebutuhan pokok tetap stabil adalah prioritas utama agar daya beli masyarakat tetap terjaga, terutama dalam mendukung program-program sosial pemerintah.
Kepercayaan Investor: Pemilihan sosok yang diakui secara internasional akan memberikan sinyal positif kepada investor asing bahwa Indonesia dikelola oleh tangan-tangan ahli yang kompeten.
Sinergi Kebijakan Fiskal dan Moneter: Dibutuhkan sosok yang mampu bersinergi dengan Kementerian Keuangan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas moneter.
Kriteria Sosok yang Masuk Radar Presiden
Meskipun nama-nama spesifik belum dirilis secara resmi oleh Istana, pengamat ekonomi menilai bahwa Presiden kemungkinan besar akan mencari sosok yang memenuhi kriteria "Technocrat-Leader". Sosok ini tidak hanya paham mengenai teori moneter yang kompleks, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan pelaku pasar global.
Beberapa profil yang diprediksi akan masuk dalam radar pertimbangan Presiden antara lain:
1. Pakar Ekonomi dan Akademisi Senior
Sosok yang memiliki rekam jejak panjang dalam riset ekonomi makro dan kebijakan publik. Mereka biasanya memiliki kredibilitas tinggi di mata internasional dan dianggap netral secara politik.
2. Praktisi Perbankan dan Regulator
Mantan petinggi bank komersial atau pejabat senior di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menjadi kandidat kuat. Pengalaman langsung dalam mengelola risiko perbankan dan sistem pembayaran menjadi nilai tambah yang sangat besar.
3. Birokrat Karier di Lingkungan Kebijakan Ekonomi
Pejabat yang telah lama bergelut di Kementerian Keuangan atau kementerian terkait lainnya memiliki pemahaman mendalam mengenai struktur ekonomi nasional, sehingga memudahkan koordinasi antara pemerintah dan bank sentral.