DWJ Manajement - PORTAL

Prabowo Panggil Suahasil, Dasco, hingga Destry dan Rosan, Ada Apa?

Oleh: DWJ-Manajement • 26 Sep 2026
Prabowo Panggil Suahasil, Dasco, hingga Destry dan Rosan, Ada Apa?

Destry Damayanti: Sosok yang dikenal sebagai ahli perbankan dan stabilitas keuangan ini membawa perspektif dari sisi regulator dan sektor jasa keuangan. Dalam kondisi ekonomi global yang fluktuatif, menjaga stabilitas sistem keuangan adalah harga mati.

Rosan Roeslani: Dengan latar belakang kuat di dunia investasi dan bisnis, Rosan mewakili suara sektor swasta dan investor. Kehadirannya memastikan bahwa kebijakan yang dirancang pemerintah tetap ramah terhadap iklim investasi dan mampu menarik modal masuk ke tanah air.

Menghadapi Badai Ketidakpastian Ekonomi Global

Salah satu alasan utama mengapa Presiden Prabowo tampak sangat intensif melakukan koordinasi lintas sektor adalah kondisi geopolitik global yang sedang memanas. Konflik di berbagai belahan dunia, perubahan kebijakan suku bunga di Amerika Serikat (The Fed), hingga fluktuasi harga komoditas energi telah menciptakan gelombang ketidakpastian yang dapat menghantam ekonomi domestik kapan saja.

Pemerintah perlu memastikan bahwa Indonesia memiliki "bantalan" yang cukup kuat. Hal ini mencakup pengendalian inflasi agar daya beli masyarakat tetap terjaga, serta penguatan cadangan devisa. Dalam konteks inilah, kolaborasi antara kebijakan fiskal (Kemenkeu) dan stabilitas sektor keuangan (perbankan) menjadi sangat krusial.

Selain faktor eksternal, tantangan domestik juga tidak kalah berat. Target pertumbuhan ekonomi yang ambisius di era kepemimpinan Prabowo menuntut adanya akselerasi di sektor-sektor produktif. Hal ini membutuhkan kepastian hukum dan kemudahan berusaha, yang mana hal tersebut menjadi perhatian utama bagi para investor yang diwakili oleh tokoh-tokoh seperti Rosan Roeslani.

Fokus Utama: Stabilitas, Investasi, dan Pertumbuhan

Meskipun hasil rapat terbatas tersebut biasanya bersifat tertutup, para pengamat ekonomi menilai ada tiga pilar utama yang menjadi fokus utama dalam pembahasan tersebut:

1. Penguatan Fondasi Fiskal dan Ketahanan Pangan

Presiden Prabowo memiliki visi besar untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui program-program strategis. Namun, semua program tersebut memerlukan pendanaan yang besar. Oleh karena itu, diskusi dengan Suahasil Nazara kemungkinan besar berkisar pada bagaimana mengoptimalkan penerimaan negara tanpa membebani sektor usaha, serta bagaimana mengelola belanja negara agar tetap efektif di tengah keterbatasan anggaran.